Apakah Orang banyak dosa, berhak mendapatkan ampunan?
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Terimakasih sudah berkunjung kesini Saudaraku..
Dosa adalah buah (baca;pemberian) ketika dia melakukan yang dilarang oleh Allah. Ketika kita melakukan hal yang keliru (salah) menurut syariat (hukum) islam. contoh perbuatan yang keliru antara lain :
Terimakasih sudah berkunjung kesini Saudaraku..
Dosa adalah buah (baca;pemberian) ketika dia melakukan yang dilarang oleh Allah. Ketika kita melakukan hal yang keliru (salah) menurut syariat (hukum) islam. contoh perbuatan yang keliru antara lain :
- Tidak bersyukur
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
Fadzkuruuniy adzkurkum wasykuruuliy wa la takfuruun.
” Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepada kalian. Dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kalian mengingkari (nikmat)-Ku.” Quran Al baqarah ayat 152.
- Tidak Jujur (bohong)
إنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إلى البِرِّ، وإنَّ البِرَّ يَهْدِي إلى الجَنَّةِ، وإنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حتَّى يَكونَ صِدِّيقًا.
”Sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan kepada al-Birr dan al-Birr akan mengantarkan ke surga. Dan sesungguhya, seseorang benar-benar bersikap jujur hingga dia menjadi orang yang shiddiq".
وإنَّ الكَذِبَ يَهْدِي إلى الفُجُورِ، وإنَّ الفُجُورَ يَهْدِي إلى النَّارِ، وإنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ
اللَّهِ كَذَّابًا
"Kebohongan akan mengantarkan kepada semua kefajiran (al-Fujur). Dan kefajiran akan mengantarkan ke neraka. Sungguh, seseorang benar-benar berbohong hingga ditetapkan di sisi Allah sebagai seorang pendusta.”
Dosa dikategorikan menjadi dua, yaitu dosa kecil dan dosa besar.
Menurut Al-Quran dosa besar disebut al-kaba’ir (الكَبَائِرُ), jamak dari kata kabirah (الكَبِيرَةُ), artinya besar. Sedang dosa kecil adalah dosa yang tidak termasuk kaba’ir yang kemudian disebut shagha’ir (الصَّغَائِرُ), jamak dari shaghirah (الصَّغِيرَةُ), artinya kecil.
Manusia tentu tidak lepas dari Dosa, baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Tinggal bagaimana kita (manusia) menyikapi Dosa-dosa yang telah kita lakukan, apakah mau bertuabat atau tetap melakukan maksiat yang berhadiah Dosa.
Habib Ali al Jufri dalam ceramah nya berkata :
Pertanyaan : Apakah aku ada peluang? dengan keadaan aku banyak buat maksiat (baca;dosa)? Bolehkah aku peroleh cintanya Allah?
Habib : Iya boleh. Pintu kasih sayang Allah itu sangatlah luas dan terbuka. dan pemberianya sangatlah mulia. Tidak terhitung kasih sayangNya. Setiap malam Dia (baca;Allah) memanggilmu : "adakah siapapun yang ingin memohon ampunan, akan Ku (baca;Allah) beri ampunan. Adakah siapapun yang mempunyai hajat (keinginan) akan Ku (baca;Allah) tunaikan (baca;penuhi/kabulkan) hajatnya".
Sesungguhnya Allah membentangkan rahmatNya pada waktu malam, untuk menerima taubat orang yang berbuat maksiat pada waktu siang harinya (baca;pagi sampai petang).
Firman Allah : "Wahai hambaku yang melampaui batas (baca;banyak dosa) terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari Rahmatnya Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah (baca;Allah) yang maha pengampun lagi maha penyayang".
Menurut Al-Quran dosa besar disebut al-kaba’ir (الكَبَائِرُ), jamak dari kata kabirah (الكَبِيرَةُ), artinya besar. Sedang dosa kecil adalah dosa yang tidak termasuk kaba’ir yang kemudian disebut shagha’ir (الصَّغَائِرُ), jamak dari shaghirah (الصَّغِيرَةُ), artinya kecil.
Manusia tentu tidak lepas dari Dosa, baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Tinggal bagaimana kita (manusia) menyikapi Dosa-dosa yang telah kita lakukan, apakah mau bertuabat atau tetap melakukan maksiat yang berhadiah Dosa.
Habib Ali al Jufri dalam ceramah nya berkata :
Pertanyaan : Apakah aku ada peluang? dengan keadaan aku banyak buat maksiat (baca;dosa)? Bolehkah aku peroleh cintanya Allah?
Habib : Iya boleh. Pintu kasih sayang Allah itu sangatlah luas dan terbuka. dan pemberianya sangatlah mulia. Tidak terhitung kasih sayangNya. Setiap malam Dia (baca;Allah) memanggilmu : "adakah siapapun yang ingin memohon ampunan, akan Ku (baca;Allah) beri ampunan. Adakah siapapun yang mempunyai hajat (keinginan) akan Ku (baca;Allah) tunaikan (baca;penuhi/kabulkan) hajatnya".
Sesungguhnya Allah membentangkan rahmatNya pada waktu malam, untuk menerima taubat orang yang berbuat maksiat pada waktu siang harinya (baca;pagi sampai petang).
Firman Allah : "Wahai hambaku yang melampaui batas (baca;banyak dosa) terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari Rahmatnya Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah (baca;Allah) yang maha pengampun lagi maha penyayang".
Bisa dilihat ceramahnya disini
Surat Al Anfal ayat 33 :
وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَاَنْتَ فِيْهِمْۚ وَمَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
Tetapi Allah tidak akan menghukum mereka, selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan menghukum mereka, sedang mereka (masih) memohon ampunan.
Semoga kita termasuk kedalam hamba Allah yang mendapatkan Ampunan dan mendapatkan sayang Allah.. aamiin aamiin aamiin ya rabbal alamin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Posting Komentar untuk "Apakah Orang banyak dosa, berhak mendapatkan ampunan? "